LIMA PULUH ENAM MAAF BANYAK TYPO Selina yang ingin ambil Jim dalam pangkuan Alex tidak bisa di saat Alex semakin mengeratkan pelukannya tapi terasa lembut dan hangat pada tubuh lelap anaknya Jim saat ini. Ya, Jim sejak 5 menit yang lalu sudah terlelap dalam pangkuan Alex di saat bapak dan anak itu hampir 3 jam nonstop di isi dengan berbagai permainan termasuk salah satunya main bola di dalam rumah, dan main bola salah satu yang menguras habis tenaga Jim membuat Jim tepar setelah anak itu meneguk satu gelas jus jeruk segar buatan neneknya. "Nanti kamu capek. Jim dibaringkan saja di ranjangnya."Ucap Selina pelan. Alex? Mendadak hatinya sesak, sakit, panas, wajahnya merah menahan amarah. Capek? Tidak sama sekali! Memangku tubuh Jim yang bobotnya baru belasan jari demi Tuhan tidak

