Si b******k adalah, dia yang selalu menjadikan cantik sebagai patokan ketertarikan, bukan bagaimana hatinya. Silahkan hujat;) -Algifary- ¶¶¶ Di tengah pantauan adegan menegangkan di dalam sana, terbesit pula rasa tidak tega. Setan macam apa yang sedang menghasut Zendro, bahwa pemandangan tercekiknya Disya adalah tontonan live paling menyenangkan yang pernah ada. "T-o--tolong, Zendro!" teriak Disya di sisa tenaga yang ia miliki. Wajah Disya memerah menahan sakit di lehernya. Ulang. Tunggu. Ini adalah kali pertama Disya memanggil Zendro dengan nama. Zendro bergetar, rasanya begitu menghangat saat Disya memanggil namanya. Dan entah malaikat mana yang membisikkan, hingga Zendro membuka pintu bercat putih itu dengan kasar. "Reyga, Reyga lepasin dia." "Pergi lo! Jangan coba ikut campur, i

