"Coba jelaskan sekali lagi kenapa kamu ingin akses ke perpustakaan, Anne?" Archanne kembali menghelas napasnya berat. Kini di hadapannya ada Charles yang duduk di singgasananya. Pria ini susah dirayu, teriak Archanne didalam hatinya. Setelah berputar-putar seharian di dalam hutan perbatasan, mereka akhirnya malah ditemukan oleh prajurit Archarian yang berlalu lalang. Untungnya, salah satu dari mereka adalah penggemar berat William, jadi mereka dibawa masuk tanpa unsur paksaan maupun kecurigaan. Tapi sekarang Archanne dihadapkan dengan masalah baru. Charles. Pria ini memang lahir untuk menjadi seorang raja. Pikirnya setiap kali menatap Charles yang selalu lengkap dengan lencana dan jubah hijaunya. Pria itu mengusap-usap bibirnya sendiri sambil menunggu Archanne mencerna jawaban yang tepat

