57. Nyosor

1383 Kata

"Ayah mohon maafin ayah sebelum ayah pergi." Deg Jantung Dhemayra lagi-lagi berdegup kencang, matanya sedikit melebar terkejut. Pergi? Ayahnya ingin pergi meninggalkannya. Seharusnya Dhemayra merasa senang karena orang yang menyakitinya akan pergi jauh dan Dhemayra bisa hidup tenang tanpa harus dihantui kenangan buruk itu saat bertemu Pandji. "Jangan pergi…." Namun kalimat itu yang terucap dari bibirnya. Dhemayra merasa kosong ketika Pandji tidak ada di sisinya selama lima tahun ini. Meskipun Pandji selalu melampiaskan kemarahannya kepada Dhemayra, Dhemayra tetap berharap sosok ayah yang dulu menyayangi dan menjaganya kembali lagi. Apapun yang telah Pandji lakukan kepadanya, Pandji tetap ayahnya, pria yang membuat dirinya hadir di dunia ini. Karena Pandji, Dhemayra bisa bertemu dengan

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN