Chapter 16 : Perjodohan

1328 Kata

“Makasih ya, Bi. Maaf ngerepotin,” kata Ares pada Bibi, si asisten rumah tangga barunya yang menggantikan Mbok Ratih karena pensiun. Wanita itu lebih muda dari Mbok Ratih dan lebih cekatan meski usianya tidak lagi muda. Melihat semangatnya dalam bekerja membuat Ares senang dan juga teringat pada Elysa. Pria itu celingukan sambil duduk di kursinya. “Elysa kemana, Bi? Kok belum turun?” tanya Ares pada wanita itu. “Mbak Elysa udah saya bilangin buat makan malem bareng kok, Pak. Tapi tadi masih sibuk sama Mas Nathan. Paling bentar lagi juga turun kok, Pak.” Ares mengangguk-angguk kecil. Pria itu kemudian menikmati segelas jus mentimun yang dibuatkan oleh si Bibi. “Ingetnya sama si pengasuh anak itu terus, Res?” tegur Adrian yang langsung membuat Ares menoleh ke arahnya. “Bini elo tuh b

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN