Chapter 19 : Jadi Incaran

1548 Kata

Elysa dengan berani mengambil tangan Adrian lalu meletakkannya di atas kaitan branya. Wanita itu menaikkan kedua alisnya, dengan wajah menantang dia menatap Adrian lekat-lekat. “Katanya mau bukain. Kenapa diem?” ujarnya karena lama Adrian tidak bergerak. Pria itu langsung menyeringai begitu mendapat lampu hijau dari Elysa. “Elo yang minta ya! Gue nggak maksa loh!” balasnya dengan senyuman menggoda yang hampir membuat Elysa muntah karena merasa jijik. Dada Elysa berdebaran ketika tangan Adrian menyentuh kulitnya yang halus itu. Baru saja pria itu meraba pengait bra milik Elysa, terdengar sebuah ketukan pintu dan disusul oleh suara Ares. “El… kamu di kamar kan?” Adrian mendelik, pria itu meletakkan jari telunjuknya di bibir Elysa. “Elo diem, jangan jawab!” katanya pelan. “Iya, Mas! S

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN