Chapter 30 : Hilang Status

1914 Kata

Adrian membeku. Pria itu tidak kuasa bergerak ataupun menurunkan pandangannya pada sosok wanita yang kini sedang terlelap di atas ranjang. Meskipun saat ini wanita itu sedang berbaring miring, Adrian masih bisa melihat wajah cantiknya. Helaian rambut hitamnya terlihat begitu halus, menyelimuti sebagian pipi dan dahinya. Tubuh moleknya yang hanya dibalut pakaian dalam membuat Adrian menelan air liurnya sendiri. Sungguh pemandangan indah. Namun tidak baik untuk kesehatannya, sekaligus kesehatan masa depannya. Adrian menghela nafas panjangnya. Kalau Elysa seperti ini terus bisa-bisa tembok pertahanannya hancur. Melihatnya mondar-mandir di kantor dengan pakaian lengkap saja sudah membuatnya frutrasi. Apalagi saat melihatnya dalam keadaan tak berdaya dengan hanya beberapa helai kain menutupi

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN