Kenzie, lepaskan aku!

2039 Kata

Malam itu terasa hening. Suara gemerisik angin bersentuhan dengan daun-daun menciptakan suasananya sendiri. Ada aroma dedaunan yang bercampur dengan aroma bunga yang lembut. Semerbaknya menerbangkan rasa nyaman yang tenang. Membuat siapapun yang menghirupnya tak ingin kehilangan satu aroma pun dari harumnya. Srakkkk! Tirai gorden sebuah kamar itu di tarik paksa. Membuat sosok penarik terlihat di kaca jendela. Dengan satu gerakan ringan, jendela pun terbuka. Sosok rampingnya terlihat lemah dengan rambut panjang yang bergerak gerak tertiup angin malam. Gaun di bawah lututnya ikut menari liar, sesekali bekerja sama dengan rambutnya yang menyingkir dari punggung. Memperlihatkan luka panjang yang lebar. Penuh dengan jahitan yang terlihat mengerikan untuk kulitnya yang halus dan putih. So

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN