Kami hanya menunggunya bangun.

1880 Kata

"Video itu telah di potong dan di edit sedemikian rupa. Sebelum aku menamparnya, Kakak mengatakan bahwa ia benar-benar bersyukur telah di keluarkan dari keluarga Rexton. Dia berkata, keluarga Rexton akan mati secara pelan karena akan menuju kebangkrutan!" Wajah Lexsi tertunduk dengan kata-kata yang sangat pelan. "Ayah, aku hanya tak ingin keluarga kita di remehkan setelah Kakak di besarkan dari keluarga ini," Dan wajah Aldric pun jatuh. Ia begitu tersentuh dengan kata-kata Lexsi yang terakhir. Lalu kebencian dan ketidakterimaaan yang baru saja ia rasakan lenyap. Ia seakan lupa, untuk membela Ellina. Ia seakan lupa akan rasa rindu oada Putrinya. Namun rasanya putrinya telah benar-benar berubah. "Apakah Kakakmu benar-benar mengatakan itu?" Lexsi mendongak. Ia mengangguk pelan. "Ayah,

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN