Upaya Melarikan diri

2272 Kata

“Kau yakin?” “Ssstt.. Tolong kecilkan suara anda Tuan Dhaffin.” Ujar Hana memperingati dirinya, spontan pemuda itu membungkam mulutnya sendiri dengan kedua tangan. “Lorong ini akan mengarahkan anda langsung menuju tempat pembuangan sampah dibelakang rumah.” Jelas Hana lagi, kini giliran Dhaffin yang meneguk ludah. Dia mau tidak mau akan berbau sampah setelah melewati Lorong ini. Sebuah pertukaran yang adil untuk sebuah kebebasan. “Tapi anda jangan khawatir, seluruh sampah yang ada sudah diangkut dua hari yang lalu. Jadi anda bisa melewati Lorong ini dengan aman. Dan..” Hana terlihat mengambil sesuatu dari sakunya. Lalu menyerahkan sebuah masker pada Dhaffin. “Saya rasa anda akan membutuhkannya meski tidak cukup membantu.” Dhaffin terpana sejenak dengan perhatian yang dia dapatkan dari

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN