Grace mengembuskan napasnya dengan kasar. Entah mimpi apa dia semalam, dan pada siang hari tadi itu membuatnya menangis tergugu. Ternyata itu kebenaran sang sugar daddy bagi Grace. Grace mendorong dengan perlahan pergelangan tangan Marvel yang berada di atas perutnya itu serta kaki Marvel yang menghimpit kedua kakinya dengan pelan. Grace mendudukkan tubuhnya di atas ranjang, dia kembali menoleh menatap Marvel yang belum membuka matanya. Grace menggaruk kepalanya yang tak gatal akibat memikirkan hubungan mereka ke depan yang pasti akan menimbulkan banyak masalah untuk Marvel dan juga dirinya. Grace beranjak dari ranjang, ia berjalan masuk ke dalam kamar mandi dengan menguncinya dari dalam. Tak ingin jika Marvel nanti mengganggu dirinya. Srr! Grace menghidupkan kran air di w

