"Sekarang, siapa yang m***m?" tanya Grace pada Marvel. "Cuman saya yang boleh m***m sama kamu, Grace. Pria lain jangan. Saya akan marah." "Emangnya Om siapa saya? Tadi juga ngaku-ngaku pacar saya. Tuh, Bunda sama Ayah saya malah nanyain tahu, gak." "Emang mereka tanyain apa?" tanya Marvel penasaran. "Tahu ah!" Grace memasang wajahnya yang cemberut. Sementara Marvel tersenyum mendengar Grace tadi yang berbicara banyak. Marvel sangat rindu kehadiran Grace di sampingnya. Ia sangat ingin memeluk Grace malam ini dan malam-malam berikutnya. "Ya udah, udah malam. Tidur ya. Besok saya jemput kamu, gak ada penolakan." Marvel langsung mematikan panggilan video mereka secara sepihak. Ia tak mau mendengar penolakan dari Grace-- Sugar babynya itu. Marvel tersenyum menatap lang

