Setelah selesai, aku melilitkan kimono di tubuhku lalu mencari mesin cuci untuk memasukkan pakaianku di sana. Memutarnya lalu meninggalkan kamar mandi karena tubuhku sudah menggigil. Ceklek! Aku membuka pintu kamar mandi dan tak terlihat pria tua itu di sini. Syukurlah, aku bisa dengan leluasa untuk berpakaian. Aku mengambil pakaianku di dalam tas dan mengambil piyama yang dulu di belikan Marvel untukku. Aku memilik warna maroon, tetapi aku tak bisa berpakaian di sini. Aku akan kembali ke kamar mandi. Jika nanti pria tua itu melihatku sedang berpakaian, pasti ia akan meminta hal aneh padaku. Aku tak sanggup dan aku belum sanggup. Aku masih sekolah. Selesai berpakaian, aku keluar dari kamar mandi. Pria itu sudah duduk di atas ranjang dengan bersila. Aku yang keluar pun terkejut,

