"Kutunggu. Kita sama-sama ke imigrasi check point," Ujar Gaung sambil mengamati raut wajah Rinila. Rinila tak bisa membantah suara Gaung yang tegas. la segera berlalu mencari toilet. Gaung mengikuti Rinila dengan matanya. Rinila berjalan terburu-buru. Di lorong tempat masuk toilet, ia tak sengaja menabrak sepasang lelaki dan perempuan. "Ups, sorry," sesal si lelaki. "Sorry," ucap Rinila juga. "Rinila?" Bias terperanjat melihat perempuan yang tak sengaja menabraknya. "What are you doing here?" Rinila tak kalah terkejut. Namun, belum sempat Rinila menjawab, perempuan di samping Bia memeluk lengan Bias dan bertanya. "Who is she, Honey?" Rinila masih belum pulih dari keterkejutannya saat telinganya mendengar sebutan mesra perempuan itu pada Bias. Rinila melihat Bias salah tingkah dan me

