Bab 68-2

708 Kata

“Boleh, deh,” putus Kania, bicara dengan Nala di seberang sana. “Tapi, jemputnya lewat jalan belakang aja.” “Nah, gitu, dong! Oke. Lo siap-siap. Gue otw sekarang.” Kania mengangguk, meski tidak dilihat oleh Nala. Ia mematikan ponselnya dan lekas bersiap. Beberapa dress dipilih untuk menentukan penampilannya malam ini. Pilihannya akhirnya jatuh pada dress kasual warna hitam, dengan lengan balon warna putih. Rambutnya digerai dan dihias dengan jepit mutiara di salah satu sisinya. Tas kecil warna putih itu dicangklong pada satu pundaknya. Heels yang tidak terlalu tinggi juga menopang kakinya yang putih. Gadis itu menata bantal guling di atas tempat tidur dan ditutup selimut. Ia menjadikan dua benda itu seolah-olah dirinya yang sedang tidur. Jelas hal tersebut hanya untuk mengelabuhi

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN