Yang Henry tahu, dia terlahir dari seorang ibu tunggal hebat yang bekerja keras demi menghidupinya. Dan yang diketahuinya adalah dia memiliki ayah hebat yang ibunya bilang sedang berada di luar negeri karena mengurus perusahaan besar. Henry percaya itu. Hal yang wajar karena saat itu umurnya masih kecil, dan dia tidak pernah ingin mencari tahu lebih banyak tentang ayahnya, karena ibunya memberikan kasih sayang yang penuh dan Henry pun percaya pada ibunya. Alasan lain kenapa dirinya tak begitu penasaran mengenai ayahnya adalah, karena pertemuan pertama kali dengan ayahnya, ketika dirinya masih kanak-kanak. Jadi dia menganggap ayahnya benar-benar bekerja di luar negeri. “Kau sekarang sudah besar ya, nak. Maaf ya, ayah meninggalkan mu dan ibumu dalam jangka waktu yang lama. Setelah ini, a

