Location Unknown

1137 Kata

“Wajah mu terlihat semakin bersinar belakangan ini,” ucap Mina, suster yang merawat ibu Jenni. Mina mengambil bucket buah yang Jenni bawakan. Jenni menyentuh wajahnya. Secara harfiah, itu mengungkapkan jika Jenni semakin cantik, Jenni sering mendengar kalimat serupa seperti itu. Tapi tetap saja dia canggung menerima pujian. “Oh ya? Padahal aku menggunakan skincare yang sama.” “Maksudku bukan soal skincarenya.” Mina menyenggol bahu Jenni, “wajahmu semakin cerah karena kau sudah memiliki kekasih ‘kan? Ayo jujur padaku, kau bilang sudah menganggap aku sebagai kakak perempuan mu.” Jenni menaikan sebelah alisnya. “Kekasih? Apa yang kau maksud itu influencer yang beberapa kali ke sini? Dia bukan kekasihku.” Mina berdecak. “Yang kumaksud bukan Henry, tapi lelaki tampan yang datang ke sini beb

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN