TTB 30. Pertolongan

1377 Kata

Ica mengaduk-aduk nasi kuning di depannya tanpa niatan ingin memasukkan ke dalam mulut. "Lo tu penghalang impian Rakha!" kalimat itu masih berputar-putar di kepala Ica membuatnya kehilangan selera. Karin yang biasanya nyerocos malah ikut diam saat Ica mendorong piringnya dan beranjak ke kamar. Dia mengikuti langkah Ica yang seperti tak sadar akan kehadirannya dan memperhatikan gadis itu dalam diam. Dilihatnya Ica melangkah gontai ke arah kamar mandi dan menyikat giginya dengan pandangan kosong. Ica lalu duduk di depan meja riasnya dan mulai mengolesi wajahnya dengan bedak. Tapi bulir air malah berdesakan keluar dari sudut matanya. Ica menutupi lagi jejak air itu dengan bedak, begitu seterusnya sampai wajahnya terlihat aneh. 'Hiks... hiks...' "Ca, lo kenapa?" Karin tidak tahan juga, ak

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN