TTB 42. Mbak Mantan

1472 Kata

Meski sudah menginjak petang, tapi hawa panas di kota Banjarmasin masih terasa menyengat. Ica sengaja ngeluyur sendiri naik motor mencari minuman segar untuk pereda dahaganya. Sekaligus emang niat melatih skill-nya mengendarai motor. Iseng-iseng Ica mampir di sebuah cafe yang lumayan ramai pengunjung. Parkir motor bahkan sampai memakan bahu jalan, saking padatnya. Ica sudah membayangkan nikmatnya es capuccino membasahi tenggorokannya yang kering. Entah kebetulan atau memang Tuhan lagi baik. Ica melihat Rakha bersama Dimas dan Yoga juga ada di cafe. Tadi Ica memang pergi tanpa berkabar dengan Rakha, dia juga tau Rakha lagi keluar bersama teman-temannya karena sebelum pergi mereka sempat teleponan. Tanpa di duga, belum sempat Ica panggil dan mendekat, Rakha dan temannya sudah naik ke a

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN