BAB 20

2672 Kata

Faelyn Mendorong Pintu Rumahnya , Tapi Usahanya Sia-Sia Karena Sudah Terkunci . Beberapa Kali Ia Mengetuk Pintu Namun Tidak Ada Jawaban . Sama Sekali Tidak .     " Pasti Mamah Sama Papah Gak Tau Deh Kalo Aku Keluar , Mangkanya Habis Dia Pulang Jalan - Jalan Langsung Konci Pintu ! " Faelyn Mengeluarkan Ponselnya Dari Dalam Tas , Ia Segera Mencari Kontak Kakaknya , Bian .     " Duh Gak Diangkat Lagi , Pasti Dia Udah Tidur Deh ! " Faelyn Mulai Panik , Ia Tidak Ingin Tidur Diluar . Ia Mencoba Mengetuk Pintu Lagi Beberapa Kali .     Faelyn Merasa Frustasi Pintu Rumahnya Tidak Terbuka . Kantuk Sudah Mulai Menyerangnya . Ia Memilih Duduk Di Bangku Yang Tersedia Didekat Pintu . " Gimana Nih Kalo Misalnya Besok Pagi Mamah Sama Papah Ngeliat Gue Tidur Didepan Rumah ? "  Faelyn Sangat Takut

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN