CHAPTER 40 Elora begitu sedih, di sebuah kamar seorang diri sambil melihat pigura foto berisi sang ayah, ia saat kecil, juga wanita dewasa yang merupakan ibundanya, yang katanya meninggal karena self bondage-nya sendiri hingga kehabisan napas. Ia memeluk pigura itu, menangisinya. “Ibu ... Ibu kenapa begitu?” tanya Elora, entah pada siapa, gadis itu meringis sedih. Ia menyeka air matanya, sebelum akhirnya melepas pelukan dan membuka lemari untuk meletakkan kembali pigura tersebut ke tempatnya, di atas lemari. Gadis itu menjinjit demi mencapai benda tersebut, bergeser ke samping karena tak berhasil untuk menaiki kursi yang tersandar di meja, ketika tiba-tiba .... Krak! Elora langsung melompat tur

