Chapter 28 - 30

1101 Kata

CHAPTER 28                 Sebuah cambuk kecil.                   Pak Danendra meletakkan di atas meja, tepat di hadapan Elora, ia menatap sekitaran sejenak sebelum akhirnya menuju pintu, menguncinya kemudian. Setelahnya ia melepaskan gigi palsunya serta kacamata, lalu melepaskan pakaiannya. Tubuh atletis yang kali ini tanpa diikat tali-tali tambang terpampang di hadapan Elora.                   “Lebih cepat lebih baik, kamu dijemput ayah kamu, bukan?” Pak Danendra menghampiri Elora, bersama senyum yang tercetak di wajah rupawannya. Pria itu berdiri di samping kursi, setelahnya merendahkan badan dengan melipat kakinya ke belakang. “Saya minta sepuluh kali, boleh Mommy?”                   Elora terperanjat, itu sebutan dari tokoh masokis yang ada di buku pemberian Pak Danendra kepada

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN