Kembalinya Selena

1094 Kata

Aksa tersedak begitu telinganya mendengar penuturan menggebu Aleena. Ia meletakkan cangkir kopi miliknya dan menatap horor ke arah si gadis yang sudah berkacak pinggang dengan memasang wajah kesal. “Apa katamu? Aku mencium mu? Jangan mengada-ngada, itu mana mungkin!” sangkal Aksa tidak terima. Sebenarnya ia hanya gugup. Ia merasa malu karena rupanya Aleena tahu apa yang ia lakukan semalam, meski kenyataanya ia tidak benar-benar mencium gadis itu. Hey, Aleena yang melakukannya meski dirinya yang memulai start memajukan wajah lebih dulu. “Tidak perlu berpura-pura, Tuan. Aku yakin otakmu tidak bodoh sampai melupakan kejadian semalam bahkan dengan jangka waktu kurang dari dua puluh empat jam.” “Tapi aku benar-benar tidak mencium mu, aku hanya memajukan wajahku dan kamu yang mencium ku.”

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN