Rumah Sakit

1074 Kata

Aksa duduk di depan ruang Unit Gawat Darurat dengan perasaan gelisah. Seorang wanita paruh baya yang duduk tidak jauh darinya tengah menangis tersedu-sedu sambil sesekali memanggil nama Keira lirih. Beberapa saat lalu wanita itu coba mengakhiri hidupnya sendiri dengan menggoreskan pisau pada urat nadinya. Di dalam kamarnya juga ada beberapa pil obat tidur yang diasumsikan Keira sudah mencoba untuk mengakhiri hidupnya sendiri dengan meminum beberapa obat sekaligus. Tidak lama kemudian seorang lelaki dengan jas putih kebangganya muncul bersama seorang perawat. Di belakangnya diikuti beberapa perawat lain yang mendorong brankar Keira menuju kamar rawat. “Bagaimana keadaan Keira, Dok?” tanya Aksa tanpa basa-basi. Ia membiarkan Ibu wanita itu untuk menjenguk sang Puteri lebih dulu, sementa

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN