Penyelamat Misterius

1368 Kata

Saat itu pukul lima sore, Aksa baru saja kembali ke hotel setelah selesai rapat dengan salah satu calon investor guna membahas kerja sama mereka. Dan pada saat pria itu menginjakkan kakinya di lantai yang ia tempati, langkahnya lebih dulu terhenti begitu netranya menangkap sosok Keira yang sudah berdiri dengan gaun maroon pendeknya. Wanita dengan rambut yang sengaja ia bentuk curly itu menoleh dan tersenyum tipis ke arah Aksa, oh menurutku lebih cocok disebut sebagai seringai. Ia yang awalnya tengah sibuk dengan ponselnya langsung memusatkan atensinya ke arah Aksa. Mendekati pria itu dan tersenyum nakal. “Kita bertemu lagi, Aksa,” ucapnya dengan suara yang sengaja dibuat menggoda. Aksa menghela napas, mencoba mengabaikan dan berjalan berlalu meninggalkan Keira tanpa minat. Tidak meny

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN