RANTAU 45 – Pidato Kelulusan

1516 Kata

Matahari pagi ini perlahan naik ke peraduannya. Memancarkan cahayanya menandai dimulainya aktivitas bagi seluruh manusia, tidak terkecuali Damar. Pemuda itu sudah sangat sibuk menyiapkan jas serta baju toga yang akan ia gunakan di acara wisuda kelulusannya hari ini. Tidak hanya Damar, Gibran pun ikut sibuk bolak-balik ke kamar Damar hanya untuk menanyakan apa yang harus ia bawa sebagai undangan di acara wisuda kampusnya. “Gue pake batik atau setelan jas ya, Mar?” tanya Gibran pada Damar. “Terserah saja, Gib. Pakai apa saja boleh kok,” jawab Damar. “Coba lihat dulu, Mar. Bagus batik lengan panjang kayak gini atau setelan jas ini? Cuma punya satu nih gue jasnya,” pinta Gibran seraya menunjukkan kemeja batik hitam dengan motif berwarna coklat di tangan kanan, dan kemeja putih berbalut jas

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN