"Niko!! " Farel berlarian menghampiri Niko yang tergeletak pingsan tak sadarkan diri di atas tanah dengan kepala bersimbah darah. Dia bersimpuh menyanggah kepala anaknya di atas pahanya dan berusaha untuk membangunkan Niko. " Niko! bangun sayang ini papa! apa yang terjadi padamu nak?! " Seluruh tubuh Nama seolah membeku dan sulit untuk digerakkan. Dia benar-benar sangat ketakutan, namun dia tidak dapat menghindar ataupun melarikan diri kali ini. Tuan Farel menatap dirinya dengan penuh tanda tanya. "Naima apa yang terjadi? kenapa Niko sampai begini?! aku sudah memerintahkanmu dan ibumu untuk menjaganya kan?! kenapa Niko bisa berakhir seperti ini?! " "Maafkan saya tuan, saya sudah berusaha membujuk den Niko masuk ke dalam Vila, tapi den Niko malah menggigit tangan saya dan berlari mela

