Adelia menelan makanannya dan berkata, " Tadi aku meminta semoga mama masuk ke dalam mimpiku. Sudah lama aku tidak pernah memimpikannya. Aku rindu sama mama. " Permintaannya sangatlah sederhana, namun menyentuh bagi siapa saja yang mendengarnya. Om Farel merasa terenyuh, sejak kecil Adelia sudah ditinggalkan oleh almarhum mamanya. "Apakah kamu seringkali bercermin? ketika kamu menatap cermin, maka kamu dapat melihat gambaran mamamu saat muda dulu. Kamu sangat mirip dengannya Adelia. Mamamu memiliki paras dan sifat yang sama denganmu. Papamu... dia tidak benar-benar membencimu seperti yang kamu kira selama ini. Dia hanya terus dihukum rasa bersalah ketika menatap wajahmu. Kebanyakan orang selalu menyesali perbuatannya ketika orang yang mereka cintai sudah tidak ada lagi di dunia ini, "

