53

1544 Kata

"Akhirnya gue meledak dan ngehina Sheba di depan Tobi sama Mamanya, terus setelahnya Tobi narik gue keluar. Gue pikir dia marah sama gue, tapi ternyata dia malah..." Melodi mengerutkan kening saat tidak mendapatkan respon apapun dari Kia. Padahal seharusnya Kia sudah mencak-mencak karena mendengr Sheba lagi-lagi mengatakan hal buruk padanya. Tapi saat ia berbalik, yang terlihat justru sahabatnya itu sibuk melamun sambil melingkar-lingkarkan jarinya di meja kopi. "Ki.." panggil Melodi. Melihat Kia yang sama sekali tidak bereaksi, dia melepas sarung tangan plastik yang ia kenakan dan berjalan mendekati Kia. "Kia!" panggilnya agak keras. Kia di depannya terlonjak kaget dengan mata membulat. "Oh! Iya! Jadi lo gimana? Berantem sama Tobi?" tanya Kia tidak jelas. Melodi menatap penuh arti

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN