60

1537 Kata

"Jadi waktu Danu mau mukul Galaksi, kamu datang nangkep tangannya terus kamu pelintir ke belakang?" Tobi mengangguk-angguk semangat, mengiyakan ucapan kekasihnya dengan senyum bangga. "Iya, aku masih inget muka kagetnya Pak Galaksi waktu tahu ternyata aku ngikutin dia. Danu juga sempat teriak-teriak, ngatain aku bukan teman yang baik atau apalah itu, tapi aku engga perduli," lanjutnya. Melodi bersungut kesal, "Dari awal dia yang engga baik. Bisa-bisanya ya kita engga sadar kalau dia seburuk itu," geramnya. Tobi juga ikut setuju dengan perkataan Melodi, dia juga tidak menyangka jika Danu yang ia kenal dengan baik dulu bisa berbuat sejauh ini hanya karena masalah hati. Nampaknya sahabatnya itu belum bisa rela melihat Kia bisa menerima Galaksi dengan baik di sekitarnya tapi malah mendoron

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN