Chapter 26: Perihal tatonya Sean.... "Teteh bosennnn," enggak seperti biasanya, hari ini Deon merengek berulang kali ketika Hazel menjelaskan bab yang sedang dipelajari Deon. "Bosen kenapa sayang?" tanya Hazel sembari mengelus kepala Deon. Sean jadinya iri, masa baru pulang ngantor langsung disuguhi adegan calon istrinya bermesraan dengan anaknya sendiri. 'Masa yang diusap kepalanya cuman Deon? Masa yang dibilang sayang cuman Deon? Harusnya saya juga dong,' ucap Sean didalam hati, dia masih menatap Hazel dengan muka-muka pengen digituin juga. Berharap gadis yang kini kerumahnya dengan kaos hitam kegedean itu peka. Eh yang noleh malah Deon. "EH DADDY, UDAH PULANG." Hazel ikutan noleh, bikin Sean jadi salah tingkah. Sekarang dia malah berdoa Hazel enggak menyadari mupengnya

