Saat keluar dari kantornya, langkah kaki Alex dihentikan oleh Nadira. Wanita itu rupanya tidak kehabisan akal untuk membongkar perselingkuhan yang katanya dilakukan oleh Bianca. Keinginannya untuk bisa mengalihkan perhatian Alex masih begitu menggebu-gebu. Besar harapannya, setelah hal ini terbongkar, Alex langsung meninggalkan Bianca dan berpaling kepadanya. "Aku yakin setelah melihat ini kamu akan berubah pikiran. Aku juga sangat yakin kamu akan ragu mengenai Aaron yang merupakan anak kandung kamu atau bukan." Nadira merasa dia sedang berada di atas angin sekarang. Tidak lama lagi dia akan memiliki hati Alex sepenuhnya. Membayangkan hal itu senyum Nadira mengembang. "Apa perkataan saya kemarin masih kurang jelas?" Alex menatap tajam pada Nadira. Sungguh dia tidak ingin menambah beban

