Bab 92. Kemarahan Amara Freya hanya tersenyum meremehkan dan itu tidak disukai oleh Clift. Dia merasa diremehkan oleh wanita yang sebentar lagi menjadi istrinya itu. "Tunggu sampai kita menikah, aku akan membuatmu menderita," desis Clift penuh janji. "Ck, apa kau pikir aku sebegitu inginnya menjadi istrimu setelah kebangkrutan keluarga kamu? Aku datang ke sini selain bertanya aku juga memastikan kalau pertunangan kita gagal. Jadi jangan pernah bermimpi akan membuatku menderita. Karena itu tidak akan pernah berhasil," ejek Freya dengan seringai yang membuat Clift jengkel bukan kepalang. Baru kali ini ada wanita yang membuatnya berharap bisa membunuhnya saat itu juga. Dan itu Freya. "Oh ya? Coba saja kalau berani. Ibumu sudah menandatangani perjanjian dengan ayahku dan kamu sebagai tangg

