Sejak hari itu Bian dan Dafka sudah tidak bertemu lagi karena Bian seolah sudah mengetahui jam jamnya Dafka akan datang, kemudian dia memilih untuk berkeliaran di luar. Janji Papa soal tidak akan membawa mahasiswanya itu benar-benar tidak bisa dipegang, Bian sudah menduga hal ini. Bian benar-benar kelepasan, soal dirinya yang membenci Dafka itu loh, karenanya ia merasa keadaan akan sangat canggung jika mereka berdua bertemu. Pilihan paling bijak saat ini, Bian rasa adalah menghindari kecanggungan tersebut. Papa Bian mungkin orang yang tidak peka tapi beliau bukan orang bodoh. Jika Bian tetap berada di rumah dan membiarkan Dafka kembali bicara omong kosong padanya, bukan berarti Papa akan paham apa yang sebenarnya terjadi, maksudnya apa yang sebenarnya sudah terjadi. Bahwa Bian pernah pac

