Raka sudah tidur cukup lama rasanya, dengan malas ia buka kedua matanya dan coba tebak? Uci betulan tiduran di ranjang yang sama dengannya. Sekali, dua kali, tiga kali ia hanya berkedip untuk memastikan ia tidak salah lihat. Di kedipan keempat ia mendapatkan kesadarannya dan langsung duduk kemudian mengelus dadanya sayang. Astaga.. Uci ini memang paket yang khusus tuhan kirimkan padanya dari neraka langsung. Kalau Franda tau bahwa ia sudah melanggar batas-batas dekat yang sudah ia definisikan bersama temannya yang cerewet itu, Raka yakin kupingnya sudah panas mendengar omelannya. Dirinya yang mengobrol dengan Alifa di ruang terbuka dengan jarak satu meter saja membuat Franda pusing tujuh keliling apalagi kalau temannya Raka itu tau kalau Raka dengan kesadaran penuh sudah memeluk Uci dan

