Dengan keringat bercucuran, membasahi kening dan tengkuk. Kini seorang kylie anak manja xavier benar benar terlihat berbeda dimata anzhio. Beberapa kali sebuah erangan keluar dari bibir penuh miliknya, membuat zhio semakin terpesona akan kecantikan dan keseksian milik kylie. "Ayo makan!" Ajak kylie kearah anzhio dengan punggung tangan yang terulur untuk menglap keringatnya ini. Namun, sebuah cekalan lembut menghentikan pergerakan punggung tangannya itu, zhio dengan lembut menglap pelipis dan kening kylie menggunakan beberapa lembaran tissue yang tadi ia ambil. "Kau kelelahan?" Tanya zhio dengan raut khawatir. Tentu saja kylie menggeleng dan menarik sebuah senyuman senang kepada zhio. "Aku tidak kelelahan om, saat ini memasak salahsatu jadi hobbyku." Jawabnya sembari menarik kursi

