chapter 7

1065 Kata

Semburat merah yang mewarnai langit dengan warna oranyenya, belum lagi suhu sejuk yang menyeruak di pagi hari ini berhasil membangkitkan semangat baru bagi zhio untuk kembali pulang ke apartemen. Setelah seharian kamarin zhio sudah berhasil di tahan oleh nyonya azani, sekarang saatnya untuk kembali pulang mengganggu keponakan cantiknya. Ngomong-ngomong soal keponakan, rasanya zhio sudah sangat merindukan anak itu. Semalam tanpa tidur disampingnya membuat zhio juga tidak bisa ikut memejamkan mata. Fikirannya selalu tertaut dengan seputaran tentang kylie, bagaimana anak itu makan, sedang apa? Sudah tidur ataupun segalanya. Zhio sempat mengirimkan message pada kylie, namun nihil, anak itu tak kunjung membalasnya. Tidak tahukah kylie bahwa uncle tersayangnya ini sangat merindukannya?

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN