Deruan suara ombak yang begitu pekak terdengar di telingaku, menghentak seperti halnya ingin membangunkan ku dari rasa penat dan lelah. Lima hari dengan pekerjaan yang begitu banyaknya, tidur kurang lebih hanya beberapa jam saja sudah berhasil membuatku lupa untuk pulang kerumah. Seperti inilah aku dengan gadis kecilku ini, tinggal berdua dan juga jauh dari keramaian mulut mulut mercon dirumah. Dan diranjang ini, mataku kembali disejukkan dengan pemandangan eksotis di depannya. Dia, sedang berpose dengan surai rambut berterbangan tertiup oleh deruan angin laut ini. "Kau tidak tidur?" Kataku setelah cukup puas aku memandang takjub kearahnya. Aku juga bisa melihat disini, bahwa kylie sepertinya terkejut dengan suaraku yang terdengar seperti tiba-tiba. "Sudah bangun, ini sudah siang om

