chapter 17

1117 Kata

Siluet oranye yang begitu menusuk saat terpancar di balik celah gorden kamar ini, sangat dirasakan oleh gadis cantik yang baru saja terbangun. Gadis cantik yang masih terus menggeliat, apalagi dengan beban yang begitu berat dirasakannya tepat melingkar diatas perutnya. Setelah beberepa detik mengerjab, dia baru tersadar. Sedang apa, dimana, dan kenapa? Tiga pertanyaan itu perlahan mulai tersusun dan terjawab olehnya. Oh s**t! Gue lupa baru tidur bareng om zhio! Gumamnya saat memalingkan wajahnya tepat di depan wajah zhio yang juga masih tetap tertidur dengan wajah damai se damai perasaannya saat melihat zhio. Saat matanya kembali mengerjab, mengenyahkan perasaan ingin menerjang zhio, kini saatnya kylie bangun untuk bersiap siap pergi kekantor. Baru saja ia akan memindahkan l

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN