Suara Meresahkan di Kamar Tamu Extra Part 9 Munah terkejut dan berhasil merampas kembali ponselnya sebelum Syilvina melihat layar. Syilvina melotot, tak menyangka dengan perlawanan yang Munah lakukan. Syilvina langsung menyeringai dan bersedekap. Dia marah atas tingkah pembangkang Munah kepadanya. "Berani melawan saya, kamu, ya?!" bentak Syilvina. "Maaf, Bu. Saya kaget," jawab Munah. "Telepon sama siapa kamu? Ngapain ngumpet-ngumpet?!" "Telepon ... ibu saya, Bu." "Bohong! Coba sini lihat HP kamu!" Munah menggeleng dan menggenggam kuat-kuat ponselnya. "Sini!" Syilvina masih berusaha merampas ponsel Munah meski Munah melawan. Oleh karena perlawanan yang Munah lakukan, Syilvina pun bersikap kasar dan tak sengaja mendorong Munah hingga tubuh gadis ART itu menabrak jemuran. Brak! M

