"Gue gak kenal Lo." Dan saat itu juga tubuh Nia langsung melemas. Nia dan Fazra saling tatap. Yang satu menatap dengan biasa saja dan yang satu menatap dengan penuh kekecewaan, kesedihan, dan juga kemarahannya. "Canda." Kata Fazra mengalihkan wajahnya. "Abang!" Nevan dan Reya menegur Fazra secara bersamaan. "Jangan!" Jika tadi hanya Nevan dan Reya sekarang Zio juga ikutan, bedanya mereka bertiga sedang menahan Nia yang sedang memegang sepatu seperti siap untuk meluncurkan sepatunya ke wajah Fazra. Fazra terlihat begitu santai tidak memperdulikan Nia. Nia membuka sepatunya dan dengan kaki tanpa alas Nia keluar menghentakkan kaki sambil menangis. Nevan ikut keluar mengejar Nia. "Kakak mau kemana?" Nia meletakkan begitu saja sepatunya di lantai kemudian jatuh terduduk di lantai den

