Chapter 41

1137 Kata

Setelah di tangani oleh Dokter dan Perawat, Elana kini sudah di pindah ke ruangan khusus yang ada di rumah sakit tersebut dengan sebuah alat infus karena ia mengalami dehidrasi yang cukup parah serta alat pemancu jantung dan alat medis lainnya yang tidak Attala ketahui. “EL, apa yang terjadi dengan dirimu hingga harus mengalami hal separah ini?” tanya Attala yang masih menggenggam tangan Elana sejak tadi setelah Dokter mengijinkannya. Tak sedetik pun Attala mengalihkan pandangan serta melepas genggaman tangan tersebut. Tapi yang Attala tidak mengerti kondisi Elana saat ini sungguhlah sedikit berbeda dengan yang terjadi waktu itu. “Attala..” panggil Tyas yang baru saja memasukin ruangan tersebut dengan pakaian khusus berwarna hijau yang memang di persiapkan oleh pihak Rumah sakit. Dan seb

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN