~Intan~ Aku masih memikirkan ucapan dari Indri dan aku juga menunggu waktu yang tepat untuk bertanya pada Aa. Akhir-akhir ini Aa cukup sibuk dan pulang larut malam terus membuatku sulit berbincang dengannya. Bahkan saat hari liburpun Aa masuk kerja dan aku harus membuat banyak alasan pada Kiara karena terkadang dia merengek karena ingin bermain bersama Papanya. Dan hari ini, Aa ada di rumah. Dia pulang lebih cepat dari biasanya dan aku akan mencoba membicarakan banyak hal padanya. Sesuatu yang harus aku lakukan dari dulu. Aku membawakan segelas kopi menuju taman belakang dimana Aa berada tengah berdiri di dekat kolam ikan kegemarannya. “A,” Dia menoleh saat aku memanggilnya. “Aku bawakan kopi.” “Simpan saja di

