~Camilla~ 7 Tahun Kemudian..... “Ibu guru, Roni nakal. Dia tarik-tarik rambutku.” Isakan anak perempuan itu membuyarkan lamunanku. Aku tersenyum ke arahnya. “Berantem lagi dengan Roni? Kan Ibu guru sudah bilang kerjakan tugas yang Ibu berikan.” “Iya tapi Roni tarik-tarik rambut aku,” isaknya dengan wajah yang gembil dan merah. “Roni, kemarilah!” Panggilanku membuat anak laki-laki itu berjalan mendekat dengan kepala yang menunduk. “Ibu guru memintamu untuk apa?” “Menulis,” gumamnya. “Lalu kenapa kamu mengganggu Kiara?” aku menatap anak laki-laki di depanku yang menunduk ketakutan. “Maafin Roni Bu,” ucapnya. “Bukan pada Ibu, tet

