Sara sedang mengelap meja ruang tamu ketika Sean turun dari tangga dengan pakaian kasualnya. Sara menghentikan aktivitasnya ketika mendengar langkah kaki itu. Sean melirik Sara sebentar sebelum mengalihkan pandangannya kembali dengan acuh. Sara kembali mengelap ketika langkah kaki itu terdengar semakin menjauh. Sara menundukkan kepalanya sedih. Sean tidak menyapanya dan ia tidak berani menyapa Sean. "Seseorang akan datang hari ini. Siapkan cemilan. Kami akan nonton nanti." Ucap Sean tiba-tiba ketika ia memundurkan langkahnya pada Sara. Sara terdiam, namun selanjutnya senyum terbentuk dari wajah cantiknya. "Baik Tuan." Sean menaikkan sebelah alisnya dan mengangkat bahu acuh sebelum pergi. "Baiklah. Anggap saja itu sapaan selamat pagi darinya." Gumam Sara. "Bi, Tuan Sean meminta dibu

