Part 48: Don't Leave Me

1564 Kata

Sean mengeratkan rangkulannya di pinggang Sara ketika memasuki sebuah restoran mewah dengan interior klasik. Pelayan di restoran itu yang mengenali Sean segera menunduk hormat dan tersenyum manis.                     Sean menarik kursi yang dekat dengan jendela dan mempersilakan Sara untuk duduk disana. Sara merasa begitu tersanjung dengan sikap Sean meski ia sendiri takut bahwa semuanya hanya sementara mengingat sikap Sean yang bisa berubah-ubah. Sara takut terlalu dimanjakan oleh Sean hingga ia melupakan posisinya yang sebenarnya. "Terima kasih." Ucap Sara ketika duduk disana. Sean menarik kursi di hadapan Sara dan duduk disana. Menampilkan senyum yang tidak bisa dilihat Sara namun membuat pelayan disana meleleh karena Sean tidak pernah terlihat tersenyum selembut itu di majalah ataup

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN