56- Sikap Dinginnya

1253 Kata

Malam ini Langit memutuskan untuk pulang lebih larut dari biasanya. Pria itu banyak berdiam diri di dalam ruangannya, terutama setelah kekecewaan yang ia dapatkan di siang hari serta kedatangan Arina di sore hari yang membuat kepalanya semakin sakit saja. Biasanya saat jam makan malam ia sudah di rumah, tapi kini ia sampai di rumah setelah jam sepuluh malam. Ia pulang setelah kafenya benar-benar tutup. Rumah yang tampak gelap ini ternyata semakin terasa sunyi ketika pria itu pulang. Sepertinya Aurora dan Sabhira memang sudah tidur. Lagipula apalagi yang ia harapkan? Aurora menunggu kepulangannya? Mimpi! Langit pun memutuskan untuk masuk ke dalam kamar putrinya, ia melihat Sabhira sudah terlelap di ranjangnya dengan selimut yang menutup hampir setengah wajahnya. Itu adalah salah satu keb

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN