30. Hegailia

1998 Kata

Carolina berteriak memanggil ibunya. "Ibuuuuu,"teriaknya. Ia berlari ke arah ibunya yang pingsan untuk memeriksa keadaannya. "Bangun, Bu!" Carolina menepuk-nepuk pelan wajah ibunya, tapi Carmelita masih tidak sadarkan diri. Ia sudah mulai mencemaskan keadaan ibunya, lalu ia memandang Carlos yang masih bersikap santai dan tidak bersalah. "Kenapa kamu memukul Ibuku?" "Aku terpaksa kalau tidak Ibumu akan memberitahu semua orang tentang kita. Ibumu hanya pingsan saja tidak mati." "Kita harus membawanya ke rumah sakit." "Apa kamu sudah tidak waras?"teriak Carlos. "Kalau kita tidak membawanya ke rumah sakit Ibuku bisa meninggal." "Ibumu akan baik-baik saja." "Kita tidak mungkin meninggalkannya sendirian di sini,"kata Carolina yang masih memandang ibunya dengan cemas. "Tentu saja tidak

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN