Terbongkarnya Rahasia

1448 Kata

Eli tampak berpikir keras sejak tadi, ia bingung antara mau memberitahu Hans duluan atau Jessica duluan, sampai tiba-tiba ia tak fokus dan akhirnya menabrak seseorang. "Astaga ya ampun HPku." Pekik seorang gadis yang ternyata adalah Naysila. "Ma-maaf dok, maaf saya nggak sengaja." Ungkap Eli dengan penuh rasa bersalah. "Maaf-maaf, kamu nabrak saya terus buat HP saya jatuh, udah gila kamu ya?" "Maaf dok, saya beneran nggak tau." "Makanya kalau jalan itu pakai mata! Jangan main nyelonong aja, ya ampun... Aku baru ganti HP kemarin." Naysila tampak mengusap-usap ponselnya, masih berfungsi dengan baik dan untung saja ada pelindungnya, sehingga ponselnya tidak sampai lecet. "Saya bisa ganti kok dok, saya benar-benar nggak sengaja." "Bisa ganti bisa ganti, dasar anak orang kaya, masuk pak

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN