“Pak Aska manggil saya? Ada urusan apa?” Manager Gista bertanya pada Wina. Tiba-tiba saja Wina datang padanya dan memberitahunya jika CEO perusahaan ingin bertemu dengannya. “Mungkin dia mau bicara soal insiden tadi. Dia pasti khawatir karena salah satu artisnya terluka gara-gara ulah make up artisnya,” ucap Gista dengan sok tahunya. “Lebih baik kamu langsung ke ruangan beliau. Pak Aska nggak suka nunggu lama.” Setelah menyampaikan pesan Aska, Wina pamit pergi meninggalkan keduanya. “Kalau Pak Aska tanya keadaanku, bilang kalau lukaku cukup parah,” pinta Gista. “Tapi luka kamu kan cuma goresan sedikit. Apanya yang parah?” Gista berdecak, “Ck, turutin aja permintaanku. Kalau Pak Aska tahu artisnya terluka parah, udah pasti Nala akan dalam bahaya.” “Aku mau perempuan itu dipecat,” ujar

